Membayangkan Luasnya Semesta

Sebagai makhluk yang dibekali akal oleh Allah swt tentunya menjadikan manusia berpikir tentang dirinya maupun alam sekitarnya, salah satunya adalah membayangkan seberapa luas sebenarnya jagat raya ini, apakah luasnya seluas hamparan bumi, sebatas luas tata surya ataukah lebih dari itu. Memang sulit mengetahuinya secara pasti namun ilmu pengetahuan saat ini setidaknya dapat memberi informasi kepada kita tentang alam semesta. Penjelasan berikut semoga mampu menggugah pikiran kita tentang keagungan Allah swt yang telah menciptakan jagat raya ini yang luasnya jauh melebihi apa yang disaksikan manusia selama ini.

  1. Tubuh Kita
    Kita mulai pengamatan terhadap tubuh kita. Hampir semua orang tentunya tahu berapa bobot dan tinggi tubuhnya atau minimal tahu apakah tubuhnya pendek, tinggi, berat, dll. Mengamati ini tidaklah sulit karena objeknya masih dapat disaksikan secara langsung.
  2. Bumi
    Bumi adalah planet ketiga dalam sistem tata surya dan termasuk satu-satunya planet yang hingga saat ini diketahui sebagai planet layak huni. Planet yang oleh para ilmuwan diperkirakan telah berusia kurang lebih 4,6 milyar tahun ini memiliki panjang keliling 40.075,02 Km di bagian katulistiwa dan 40.007,86 Km di bagian meridian. Luas permukaan bumi adalah 148.970.000 Km2 daratan (29,2%) dan 361.123.000 Km2 perairan (70,8%), jadi totalnya adalah 510.072.000 Km2.

    Bila 1 Km2 luasya adalah 100 hektar, kira-kira berapa hektar ya luas bumi?
  3. Tata Surya
    Tata surya merupakan sekumpulan benda langit yang membentuk sebuah sistem yang terdiri dari bintang dan benda-benda lain di sekitarnya yang beredar mengelilinginya. Dalam sistem tata surya bumi adalah planet ketiga setelah Venus kemudian diikuti dengan Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus. Bila bumi saja begitu luas lalu bagaimanakah dengan luasnya tata surya? tentu akan lebih luas lagi.

    Bila dibandingkan dengan matahari ukuran bumi akan terlihat seperti noktah kecil. Bila bumi saja kelihatan sangat kecil lalu bagaimana dengan tubuh kita? Tentu akan lebih kecil lagi.

  4. Galaksi
    Galaksi di dalamnya terdapat milyaran benda langit seperti bintang, planet, asteroid, dll. Dalam galaksi juga terdapat banyak sekali sistem tata surya. Bumi bersama planet-planet yang lain merupakan anggota dari sistem tata surya yang terdapat di galaksi Bima Sakti (Milky Way). Galaksi Bima Sakti sendiri terdiri dari 200-400 milyar bintang, salah satunya adalah matahari yang setiap hari kita saksikan.
  5. Jagat Raya
    Jagat raya merupakan ciptaan Allah swt yang begitu luas, di dalamnya terdapat triliunan bintang dan milyaran galaksi termasuk galaksi Bima Sakti yang menjadi tempat tata surya kita bernaung. Karena begitu luasnya kita tidak mungkin mengukur jarak antar galaksi dengan menggunakan satuan Kilometer (Km) apalagi satuan meter (m). Lalu dengan satuan apa kita mengukurnya? Untuk mengukurnya para ilmuwan menggunakan satuan “tahun cahaya”, yaitu jarak yang ditempuh cahaya dalam jangka waktu satu tahun. Dalam satu detik saja cahaya menempuh jarak sekitar 300.000 Km. Itu berarti bahwa bila diketahui jarak dari bumi ke bulan adalah 450.000 Km maka untuk mengirim cahaya dari bumi sekitar 1,5 detik kemudian cahaya tersebut sampai di bulan. Lalu bagaimanakah dengan satu tahun cahaya?

    Kita ambil contoh jarak antara dua galaksi yang saling berdekatan yaitu galaksi bimasakti dan galaksi andromeda. Kedua galaksi tersebut berjarak kurang lebih 2,5 juta tahun cahaya. Itu artinya apabila hari ini kita mengirimkan cahaya dari galaksi bimasakti ke galaksi andromeda maka cahaya tersebut baru sampai 2,5 juta tahun yang akan datang.

    Di jagat raya ini terdapat milyaran galaksi dan begitu banyak galaksi yang jaraknya sampai milyaran tahun cahaya. Sungguh jagat raya ini begitu luas dan ternyata manusia begitu kecil.

Tinggalkan Balasan